Regulasi Marquee Player PSSI Dinilai Tidak Adil

data togel singapura

Koordinator SOS, Akmal Marhali, mengatakan bahwa aturan marquee player yang dirumuskan PSSI berpotensi menimbulkan kesenjangan antar klub di kompetisi Indonesia Super League (ISL) atau Go-Jek Traveloka Liga 1 2017 mendatang.
Kebijakan yang memberikan kebebasan kepada klub merekrut sebebasnya marquee player sesuai kemampuan akan membuat kompetisi tak sehat. Ini hanya melahirkan kesenjangan antara klub kaya dan miskin, tulis Akmal Marhali dalam pers rilis SOS belum lama ini.
Akmal Marhali mengusulkan, seharusnya PSSI merancang rumusan marquee player dengan memfasilitasinya dan membagi rata pemain yang berstatus sebagai marquee player ke seluruh klub peserta Go-Jek Traveloka Liga 1 2017. Ini mirip yang pernah diterapkan di India.
Dengan disebarnya marquee player ke=18 klub peserta akan sangat adil dan membuat kompetisi sangat menarik dengan hadirnya para pemain bintang, tutur Akmal Marhali.
Untuk Go-Jek Traveloka Liga 1 2017 nanti. PSSI menerapkan regulasi pemain asing dengan 2 1 1 (dua pemain non Asia, satu pemain asing Asia, dan satu pemain marquee player). Tapi setiap klub tidak diwajibkan memiliki marquee player.
Dengan rumusan ini, klub bisa memaksimalkan kesempatan dengan merekrut 3 pemain asing ditambah 1 pemain marquee player. Persib Bandung sudah melakukannya dengan merekrut Michael Essien (mantan bintang Chelsea asal Ghana) sebagai marquee player.
Persib kemudian mendatangkan Carlton Cole (Inggris) yang diposisikan sebagai pemain asing non-Asia bersama Vladimir Vujovic (Montenegro). Sedangkan untuk pemain asing Asia, tim Maung Bandung telah menggaet Shohei Matsunaga asal Jepang.

coachbagoutlets.org data togel singapura Sumber: Sidomi